Dirpolairud Polda Sulut Tinjau Pos Pantau Air

Dirpolairud Polda Sulut Tinjau Pos Pantau Air

Sumber: berita Sulawesi

Sumber: berita Sulawesi

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana banjir, Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., meninjau Pos Pantau Air Tondano di Kelurahan Dendengan Luar, Kabupaten Minahasa, Rabu (28/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kombes Pol. Bayuaji didampingi Kasubdit Patroli Polairud Polda Sulut, Kompol Thalib. Kedatangan rombongan disambut petugas penjaga pos pantau, Ibu Wati. Mereka kemudian melakukan peninjauan langsung terhadap kawasan bendungan dan kondisi aliran sungai sebagai bagian dari upaya memantau potensi peningkatan debit air.

 

Kombes Pol. Bayuaji menegaskan bahwa pemantauan kondisi sungai perlu dilakukan secara rutin, terutama di wilayah yang berpotensi terdampak banjir. Langkah antisipatif tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus meminimalkan risiko yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

Menurutnya, kewaspadaan terhadap ancaman banjir harus menjadi perhatian bersama dan tidak hanya dilakukan ketika musim hujan tiba. Pemantauan secara berkelanjutan diperlukan agar perubahan kondisi air dapat diketahui lebih awal sehingga langkah penanganan bisa segera dilakukan.

Selain memastikan kondisi pos pantau, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem peringatan dini di lingkungan masyarakat. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan perubahan debit air, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan bahaya.

Polairud Polda Sulut juga terus mendorong sinergi dengan pemerintah daerah, petugas pemantau, dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Melalui koordinasi yang baik, upaya pencegahan dan penanganan diharapkan dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan terukur.

Kombes Pol. Bayuaji menegaskan bahwa kehadiran Polairud merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk melalui langkah-langkah pencegahan bencana.

Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi landasan dalam membangun kepedulian dan kesiapsiagaan bersama. Dengan pemantauan rutin serta kerja sama seluruh pihak, potensi ancaman banjir diharapkan dapat diantisipasi lebih dini demi menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat.