Jakarta – Polda Metro Jaya menangkap pria bernama Mahfud alias MP (39), pelaku pemalsuan uang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) yang mengaku-ngaku sebagai dukun pengganda uang. Tersangka mulanya hendak menyasar tetangga di kampung halamannya di Cianjur.
“Cianjur, Jawa Barat. Jadi tadinya targetnya warga tetangganya ya,” jelas Kasubdit II Ekbank Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Robby Syahfery, Rabu (1/4/2026).
Menurutnya, tersangka juga berencana memanfaatkan momen hari raya Idul Fitri 1447 H untuk melancarkan aksinya. Tersangka juga berencana mencetak uang palsu senilai Rp2 miliar, namun niat itu urung usai pelaku diringkus polusi di kamar hotel di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor.
“Tadinya modusnya ingin menawarkan pada saat sebelum Idul Fitri gitu, cuma belum terlaksana dan belum ada korban sampai saat ini. Jadi memang dia hanya rencananya targetnya masyarakat di kampungnya mungkin ya. Dia nanti kan ini baru, mungkin belum mencapai tujuannya. Targetnya kan mungkin dia sampai Rp 1 miliar atau Rp 2 miliar,” ujarnya.
Ia menambahkan, sampai saat ini belum ditemukan korban dari modus tipu-tipu penggandaan uang Mahfud. Penyidik pun mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban untuk melapor.
Jakarta – Polda Metro Jaya menangkap pria bernama Mahfud alias MP (39), pelaku pemalsuan uang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) yang mengaku-ngaku sebagai dukun pengganda uang. Tersangka mulanya hendak menyasar tetangga di kampung halamannya di Cianjur.
“Cianjur, Jawa Barat. Jadi tadinya targetnya warga tetangganya ya,” jelas Kasubdit II Ekbank Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Robby Syahfery, Rabu (1/4/2026).
Menurutnya, tersangka juga berencana memanfaatkan momen hari raya Idul Fitri 1447 H untuk melancarkan aksinya. Tersangka juga berencana mencetak uang palsu senilai Rp2 miliar, namun niat itu urung usai pelaku diringkus polusi di kamar hotel di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor.
“Tadinya modusnya ingin menawarkan pada saat sebelum Idul Fitri gitu, cuma belum terlaksana dan belum ada korban sampai saat ini. Jadi memang dia hanya rencananya targetnya masyarakat di kampungnya mungkin ya. Dia nanti kan ini baru, mungkin belum mencapai tujuannya. Targetnya kan mungkin dia sampai Rp 1 miliar atau Rp 2 miliar,” ujarnya.
Ia menambahkan, sampai saat ini belum ditemukan korban dari modus tipu-tipu penggandaan uang Mahfud. Penyidik pun mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban untuk melapor.
Polda Metro Jaya Janji Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras
JAKARTA – Kepolisian Daerah Metro Jaya menyatakan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus penyiraman cairan yang diduga air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Aparat kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan tim penyelidik sedang bekerja secara intensif di lapangan untuk mengumpulkan bukti dan mengidentifikasi pelaku.
“Fokus utama Kepolisian adalah mengungkap identitas serta menangkap pelaku di balik aksi kriminal yang mencederai demokrasi tersebut melalui pendekatan scientific crime investigation,” ujar Budi dikutip dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026).
Menurut Budi, Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri telah memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut. Ia menyebutkan bahwa pimpinan kepolisian meminta agar penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dengan analisis berbasis sains kriminalitas.
Tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya saat ini menangani proses penyelidikan. Kepolisian juga meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada tim untuk bekerja secara maksimal dalam mengungkap kasus tersebut.
“Mari kita beri ruang kepada tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk bekerja cepat segera mengungkap dan menangkap pelakunya,” katanya.
Selain melakukan penyelidikan, Polda Metro Jaya juga membuka posko pengaduan khusus bagi masyarakat yang ingin melaporkan gangguan atau tindakan kekerasan terhadap aktivis. Posko tersebut berada di lobi Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Pihak kepolisian juga menyediakan layanan pelaporan melalui Call Center 110 serta hotline di nomor 0812-8559-9191 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam.
Budi mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor kepada pihak kepolisian. Ia menegaskan bahwa identitas pelapor akan dijaga kerahasiaannya.
Baca Juga :Rokhmat Ardiyan: Pertamina Diminta Perkuat Storage BBM demi Ketahanan Energi Nasional
“Kepada seluruh saksi yang mendengar, melihat, mengetahui atau mengalami langsung kejadian ini, kami mohon bantuannya untuk memberikan informasi kepada kami,” katanya.
Polda Metro Jaya juga memastikan perlindungan bagi setiap saksi yang memberikan keterangan dalam proses penyelidikan. Kepolisian menyatakan akan menjalankan penanganan perkara secara profesional, proporsional, dan akuntabel.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan pengusutan tuntas kasus penyiraman terhadap Andrie Yunus.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat meninjau situasi di Stasiun Surabaya Gubeng, Minggu.
“Jadi terkait perkembangan penyiraman aktivis, saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional dan transparan,” kata Listyo Sigit.
Kapolri menjelaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan menggunakan metode scientific crime investigation guna memastikan setiap tahapan penanganan perkara dilakukan secara objektif berdasarkan bukti yang ada.
Ia juga menyebutkan bahwa kepolisian sedang mengumpulkan berbagai informasi terkait peristiwa tersebut untuk dianalisis lebih lanjut.
“Saat ini kami sedang melakukan pengumpulan informasi dan informasi tersebut nantinya akan kita dalami satu per satu,” katanya.
Polda Metro Jaya Buka Posko Pengaduan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis
Rakyat Merdeka – Polda Metro Jaya membuka posko pengaduan khusus untuk mempercepat pengungkapan kasus penyiraman cairan berbahaya terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus.
Penanganan perkara ini menjadi prioritas utama aparat kepolisian guna memastikan rasa keadilan bagi masyarakat.
Ditemui di Pos Pengamanan Operasi Ketupat, Minggu (15/3/2026), Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan penyelidik saat ini bekerja intensif di lapangan untuk mengungkap identitas pelaku.
Menurutnya, penyelidikan dilakukan dengan pendekatan scientific crime investigation guna memastikan proses pengungkapan berjalan akurat dan profesional.
“Kapolda Metro Jaya telah memberikan atensi khusus agar peristiwa penyiraman cairan berbahaya kepada rekan aktivis ini menjadi prioritas utama. Kami sedang melakukan analisis mendalam berbasis sains kriminalitas,” ujar Budi Hermanto.
Ia menambahkan, tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya terus bekerja untuk segera mengungkap dan menangkap pelaku.
Sebagai langkah konkret menindaklanjuti arahan Kapolri, Polda Metro Jaya mendirikan Posko Pengaduan khusus terkait gangguan terhadap aktivis.
Posko tersebut berada di lobi Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Selain layanan tatap muka, kepolisian juga membuka jalur pengaduan melalui Call Center 110 serta nomor hotline 0812-8559-9191 yang dapat dihubungi masyarakat kapan saja.
Polda Metro Jaya juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu proses penyelidikan dengan memberikan informasi terkait peristiwa tersebut.
“Kepada seluruh saksi yang mendengar, melihat, mengetahui, atau mengalami langsung kejadian ini, kami mohon bantuannya untuk memberikan informasi kepada kami. Kami menjamin perlindungan serta kerahasiaan identitas setiap saksi,” tuturnya.
Polda Metro Jaya menegaskan akan menangani kasus ini secara profesional, proporsional, dan akuntabel.
Penanganan perkara tersebut juga menjadi bukti komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada seluruh warga negara, termasuk para aktivis, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Polda Metro Jaya Buka Posko Pengaduan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis
Rakyat Merdeka – Polda Metro Jaya membuka posko pengaduan khusus untuk mempercepat pengungkapan kasus penyiraman cairan berbahaya terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus.
Penanganan perkara ini menjadi prioritas utama aparat kepolisian guna memastikan rasa keadilan bagi masyarakat.
Ditemui di Pos Pengamanan Operasi Ketupat, Minggu (15/3/2026), Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan penyelidik saat ini bekerja intensif di lapangan untuk mengungkap identitas pelaku.
Menurutnya, penyelidikan dilakukan dengan pendekatan scientific crime investigation guna memastikan proses pengungkapan berjalan akurat dan profesional.
“Kapolda Metro Jaya telah memberikan atensi khusus agar peristiwa penyiraman cairan berbahaya kepada rekan aktivis ini menjadi prioritas utama. Kami sedang melakukan analisis mendalam berbasis sains kriminalitas,” ujar Budi Hermanto.
Ia menambahkan, tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya terus bekerja untuk segera mengungkap dan menangkap pelaku.
Sebagai langkah konkret menindaklanjuti arahan Kapolri, Polda Metro Jaya mendirikan Posko Pengaduan khusus terkait gangguan terhadap aktivis.
Posko tersebut berada di lobi Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Selain layanan tatap muka, kepolisian juga membuka jalur pengaduan melalui Call Center 110 serta nomor hotline 0812-8559-9191 yang dapat dihubungi masyarakat kapan saja.
Polda Metro Jaya juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu proses penyelidikan dengan memberikan informasi terkait peristiwa tersebut.
“Kepada seluruh saksi yang mendengar, melihat, mengetahui, atau mengalami langsung kejadian ini, kami mohon bantuannya untuk memberikan informasi kepada kami. Kami menjamin perlindungan serta kerahasiaan identitas setiap saksi,” tuturnya.
Polda Metro Jaya menegaskan akan menangani kasus ini secara profesional, proporsional, dan akuntabel.
Penanganan perkara tersebut juga menjadi bukti komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada seluruh warga negara, termasuk para aktivis, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Kapolda Sumsel Hadiri Rakor Nasional Pengamanan Idulfitri 1447 H
Kapolda Sumatera Selatan menghadiri rapat koordinasi nasional lintas sektor yang membahas kesiapan pengamanan Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menyatukan langkah berbagai instansi untuk memastikan kelancaran arus mudik serta kenyamanan masyarakat selama masa perayaan hari raya.
Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh berbagai kementerian, lembaga, serta unsur TNI dan Polri dari seluruh wilayah Indonesia. Melalui forum ini, seluruh pihak berupaya menyamakan strategi dan langkah kerja agar pengamanan Idulfitri dapat berjalan secara terpadu, terencana, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Selain membahas pengaturan arus perjalanan masyarakat, rapat koordinasi juga menyoroti berbagai langkah antisipasi terhadap potensi hambatan selama periode mudik. Upaya kolaboratif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta aparat terkait menjadi kunci untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung dengan tertib dan lancar.
Partisipasi Kapolda Sumatera Selatan dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen untuk terus memperkuat sinergi antarinstansi. Dengan kerja sama yang baik dan koordinasi yang matang, diharapkan pelayanan kepada masyarakat selama masa Idulfitri dapat berjalan optimal serta memberikan kenyamanan bagi seluruh warga.
Sinergi Keamanan dan Industri Sawit. Polda Sumsel Jalin Kerjasama dgn PT. Buluh Cawang Plantation
PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin langsung penandatanganan perjanjian kerja sama antara Polda Sumsel dan PT Buluh Cawang Plantations, Kamis (6/3/2025) di Ruang Video Conference Gedung Presisi Polda Sumsel, Palembang.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat keamanan kawasan industri perkebunan yang mencakup sekitar 29.000 hektare lahan perkebunan dan melibatkan lebih dari 6.000 petani plasma di Sumatera Selatan.
Kemitraan ini sekaligus menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam menjaga stabilitas keamanan yang menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa sektor perkebunan merupakan salah satu pilar utama perekonomian daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Ia menekankan bahwa Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis yang memastikan ekosistem usaha berjalan aman dan kondusif.
“Kerja sama ini bukan sekadar dokumen formal. Ini adalah komitmen bersama bahwa keamanan wilayah operasional perusahaan merupakan tanggung jawab yang kita emban secara sinergis. Polda Sumsel siap hadir secara responsif dan profesional untuk menjaga stabilitas agar aktivitas usaha memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :
Sinergi Keamanan dan Industri Sawit. Polda Sumsel Jalin Kerjasama dgn PT. Buluh Cawang Plantation
PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin langsung penandatanganan perjanjian kerja sama antara Polda Sumsel dan PT Buluh Cawang Plantations, Kamis (6/3/2025) di Ruang Video Conference Gedung Presisi Polda Sumsel, Palembang.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat keamanan kawasan industri perkebunan yang mencakup sekitar 29.000 hektare lahan perkebunan dan melibatkan lebih dari 6.000 petani plasma di Sumatera Selatan.
Kemitraan ini sekaligus menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam menjaga stabilitas keamanan yang menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa sektor perkebunan merupakan salah satu pilar utama perekonomian daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Ia menekankan bahwa Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis yang memastikan ekosistem usaha berjalan aman dan kondusif.
“Kerja sama ini bukan sekadar dokumen formal. Ini adalah komitmen bersama bahwa keamanan wilayah operasional perusahaan merupakan tanggung jawab yang kita emban secara sinergis. Polda Sumsel siap hadir secara responsif dan profesional untuk menjaga stabilitas agar aktivitas usaha memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :
Kapolri dan Kapolda Metro Jaya Silaturahmi dengan Elemen Buruh, Perkuat Sinergi di Bulan Ramadan
Suasana penuh kehangatan terasa di pelataran PT. NOK Indonesia menjelang waktu berbuka puasa. Dalam momentum bulan suci Ramadan, pimpinan Polri menggelar kegiatan silaturahmi bersama elemen buruh yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD KSPSI).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri yang didampingi oleh Karyoto sebagai Kapolda Metro Jaya. Turut hadir pula sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan Polda Metro Jaya serta perwakilan pengurus dan anggota KSPSI.
Silaturahmi ini berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Para peserta terlihat berdialog santai menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara Polri dengan kalangan pekerja, sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka dan konstruktif.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menegaskan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat, termasuk dengan kalangan buruh yang memiliki peran penting dalam mendukung roda perekonomian nasional. Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Ia menyampaikan bahwa Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat serta membuka ruang dialog dengan berbagai elemen. Melalui pendekatan yang humanis, diharapkan setiap aspirasi dapat disampaikan dengan baik sehingga tercipta solusi yang mengedepankan kepentingan bersama.
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya menambahkan bahwa kegiatan silaturahmi seperti ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat. Menurutnya, hubungan yang solid antara aparat keamanan dan pekerja sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah ibu kota dan sekitarnya.
Ia juga menekankan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai persaudaraan. Dengan adanya komunikasi yang terbuka, diharapkan berbagai potensi permasalahan dapat diselesaikan secara musyawarah dan penuh kebijaksanaan.
Para perwakilan KSPSI yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menilai silaturahmi ini menjadi wadah penting bagi pekerja untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mempererat hubungan dengan institusi kepolisian.
Selain dialog, kegiatan juga diisi dengan doa bersama dan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan. Momen tersebut semakin memperkuat rasa kebersamaan antara jajaran kepolisian dan elemen buruh.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan kalangan pekerja dapat terus terjalin dengan baik. Dengan semangat Ramadan yang sarat nilai kebersamaan dan kepedulian, seluruh pihak diharapkan dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
Silaturahmi ini menjadi simbol bahwa keamanan dan kenyamanan tidak hanya dibangun melalui tugas penegakan hukum, tetapi juga melalui hubungan yang dilandasi rasa saling percaya, komunikasi yang terbuka, serta semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat.
Kapolri dan Kapolda Metro Jaya Silaturahmi dengan Elemen Buruh, Perkuat Sinergi di Bulan Ramadan
Suasana penuh kehangatan terasa di pelataran PT. NOK Indonesia menjelang waktu berbuka puasa. Dalam momentum bulan suci Ramadan, pimpinan Polri menggelar kegiatan silaturahmi bersama elemen buruh yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD KSPSI).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri yang didampingi oleh Karyoto sebagai Kapolda Metro Jaya. Turut hadir pula sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan Polda Metro Jaya serta perwakilan pengurus dan anggota KSPSI.
Silaturahmi ini berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Para peserta terlihat berdialog santai menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara Polri dengan kalangan pekerja, sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka dan konstruktif.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menegaskan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat, termasuk dengan kalangan buruh yang memiliki peran penting dalam mendukung roda perekonomian nasional. Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Ia menyampaikan bahwa Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat serta membuka ruang dialog dengan berbagai elemen. Melalui pendekatan yang humanis, diharapkan setiap aspirasi dapat disampaikan dengan baik sehingga tercipta solusi yang mengedepankan kepentingan bersama.
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya menambahkan bahwa kegiatan silaturahmi seperti ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat. Menurutnya, hubungan yang solid antara aparat keamanan dan pekerja sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah ibu kota dan sekitarnya.
Ia juga menekankan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai persaudaraan. Dengan adanya komunikasi yang terbuka, diharapkan berbagai potensi permasalahan dapat diselesaikan secara musyawarah dan penuh kebijaksanaan.
Para perwakilan KSPSI yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menilai silaturahmi ini menjadi wadah penting bagi pekerja untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mempererat hubungan dengan institusi kepolisian.
Selain dialog, kegiatan juga diisi dengan doa bersama dan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan. Momen tersebut semakin memperkuat rasa kebersamaan antara jajaran kepolisian dan elemen buruh.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan kalangan pekerja dapat terus terjalin dengan baik. Dengan semangat Ramadan yang sarat nilai kebersamaan dan kepedulian, seluruh pihak diharapkan dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
Silaturahmi ini menjadi simbol bahwa keamanan dan kenyamanan tidak hanya dibangun melalui tugas penegakan hukum, tetapi juga melalui hubungan yang dilandasi rasa saling percaya, komunikasi yang terbuka, serta semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat.